Monday, September 8, 2008

Pain is My Salvation...



That night... A night to remember...

A night when I found my salvation...


I still see it clearly as it just happened yesterday....


I was staring at those four white walls, lying down with so many depressing feeling in my mind. Wrath in my tainted heart... But ironically, also emptiness in my torn soul...


The tears were flowing down from my eyes, as I cursed for the fate that has been chosen for me... My body was trembling with hate and anger...


I tried to close my eyes, but all I saw was the pictures of my past. Haunted me until my last breath. I ran, but no place to hide... No escape... No redemption...


I laid silently inside the dark, grieved for the death of my spirit... Lost my faith to everything...

And then, suddenly it happened... It felt like there was another force, guided me to open my eyes and walked slowly but sure...


It happened so fast... A sharp blade and a flesh... And without even realized it, my arm has been painted with red blood...


The pain was crawling in my vein. Showering me with composure. With every single blood that dripped off, I found a piece of salvation...


I began to smile... Followed by laughter... As I have tasted the sweetness of pain...


I did not seek for death... But pain... To kill another pain...

Sunday, September 7, 2008

Death, Come Near Me...




O' Death, come near me...

Be the one for me, be the one who stays...

My fragile soul has been ripped off...

And the shadows around me sickens my heart...


O' Death, come near me...

Be my saviour and stay by my side...
As I'm bound by the misery...
As I'm nailed by the sorrow...


The hope is a deceiver of fools...

Giving an illusion for those who bend on their knees...
Covered up with smiles and laughter...
As the pain sneaks silently from behind...

O' Death, come near me...
Save me from this cauldron of grief...
O' Life you have killed me...
So spare me from your tormenting road...

Oh, shed a tear for the loss of innocense...
For the forsaken spirits who scream in agony...

Cry for the heart who surrenders to pain...

For the solitude of those who left behind...


O Death, come near me... And give me life!



(Thank you to Draconian and Lisa Johansson for taking some inspirational words from you... without permission)

Saturday, September 6, 2008

Angel of Darkness



Angels can rise from below...
As easily as fallen from above...

They can bless you in midninght...

And show you the beauty of darkness...


O' Angel of Darkness...

Pain, Loneliness, and Anger are your companions...

As the happiness has deserted you...

Alone in the world of hate...


O' Angel of Night...

Shrouded in darkness, hidden from daylight...

You keep your beauty out of sight...

Hiding from the deceiving world...


You've lost your way back home...

Walking violently in the path of misery...

Not looking for a light... Not dreaming for a hope...

But a reason to stay alive...

Queen of Gothic ( part. II )


OK, let's continues... See the other Dark Angels... Come from below... Show the beauty of darkness...

ALL HAIL to THESE...... QUEEN of GOTHIC!!!

Carmen Elise - Midnattsol

Christina Scabbia - Lacuna Coil

Emilie Autumn

Dominique Lenore Persi - Stolenbabies

Eirin Bendigtsen - Where Angels Fall

Floor Jansen - After Forever

Heather Thompson - Tapping the Vein

Friday, September 5, 2008

Queen of Gothic ( part. I )


My life has been guided by all these Dark Angels... They show me the reality of life and the beauty of darkness... By their Angelic Dark Voice, they're taken my soul and spirit to a private place... A darkness, empty place where I can reside after escaping from this sickening world...


For a second or a minute or for hours, I can close my eyes and lay down with my devastating heart and ripped soul, waiting for those Angelic Dark Voices to calm me down... Erasing all those illusioning lights and helping me to find salvation in darkness...

Thank you God, you've sent all these Dark Angels to me...

ALL HAIL to THESE....... QUEEN OF GOTHIC!!!

Ailyn - Sirenia
Amy Lee - Evanescence
Angela Gossow - Arch Enemy
Anita Auglend - (ex) Sins of thy Beloved
Anja Orthodox - Closterkeller
Anette Olzon - Nightwish

Perubahan Sahabat Gue...






Kemarin dia mengirimkan SMS ke gue yang intinya meminta supaya gue nggak terlalu baik lagi ke dia. Alasannya karena dia nggak enak sama gue kalau gue terus-terusan terlalu baik ke dia...

HAH! Sejak kapan dia mempermasalahkan hal ini?! Selama hampir 1 1/2 tahun gue bersahabat dekat sama dia, nggak pernah sekalipun dia menolak tiap kali gue baik sama dia. Malah terkadang dia berterima kasih dan mengungkapkan kesenangannya karena ada orang yang perhatian dan baik sama dia, apalagi kalau kebaikan gue itu berhubungan dengan ngasih dia coklat...

Tapi sekarang dia bener-bener udah berubah...

Apa salahnya kalau gue baik sama dia? Gue bukan tipe orang yang bener-bener baik ke semua orang. Gue cuma baik ke orang kalau memang orang itu pantas buat nerima kebaikan dari gue dan itu nggak banyak. Dan dia memang orang paling baik dan paling lembut yang pernah gue kenal, jadi wajar kalau gue nggak bisa menahan perasaan gue buat terus baik sama dia...

Gue sendiri nggak bersikap baik, terus ke depannya mengharapkan sesuatu. Nggak! Buat gue yang terpenting adalah bisa ngelihat ada senyuman yang menghiasi wajahnya. Gue nggak peduli sesakit apapun gue, sejatuh apapun gue, bahkan bila gue harus hancur sekalipun, asalkan itu bisa bikin dia seneng... Senyuman dia adalah satu-satu alasan gue ingin selalu berbuat baik sama dia.

Dan satu lagi... Dia sendiri mengakui kalau gue deket sama dia. Dan dia juga menganggap gue sahabat dia. Jadi bukankah dengan bersikap berbeda dan lebih baik, itulah artinya menjadi deket satu sama lain? Apa artinya berhubungan deket kalau sikap gue ke dia sama aja ke orang-orang lain? Dia bukan cuma sekedar teman gue... Dia jauh lebih penting dari itu. Dia sahabat gue.

Gue nggak mau berpikiran buruk tentang dia (dan nggak pernah sekalipun gue menemukan hal buruk dalam dirinya)... Tapi rasanya gue tahu alasan sebenarnya di balik ini semua...

Thursday, September 4, 2008

Merelakanmu...


I made this poetry for about 3 or 4 years ago for "N"... Now, she's just a sweet memory in my mind...

Dia tersenyum...

Merekah manis untuk kali pertama

Dia tertawa...

Memekar indah di tengah fajar

Dia menari...

Bebas di tengah keramaian

,

Aku terdiam...

Aku terpana...

Aku membisu...

,

Siapakah dia?

Diakah orang yang selalu kupuja selama ini?

Diakah orang yang selalu menemaniku dalam duka?

Diakah orang yang memberikanku harapan?

Atau mungkin...

Diakah orang yang menjatuhkanku dalam kehampaan?

Diakah orang yang melemparkanku dalam kesendirian?

Diakah orang yang menyesatkanku dalam kasih sayang?

Siapakah dia?

,

Bukanlah bayangan...

Bukanlah khayalan...

Bukanlah perasaan semata...

Dialah orangnya...

Dialah yang selalu kusebut namanya.

Dialah yang selalu kurasa auranya.

Dialah yang selalu kukejar bayangannya.

,

Tapi mengapa...

Mengapa dia layaknya bayangan

Dari cermin sang Putri Tidur.

Sekilas bayangan tanpa kejujuran

,

Begitu berbeda...

Begitu berubah...

Begitu indah...

,

Hari berganti hari...

Malam menjadi siang...

Waktu merayap memakan usia...

,

Ahh...

Kini aku mengerti semuanya...

Sebuah jawaban yang hilang

Demi sebuah kasih sayang

Atas nama kebebasan

Dia telah pergi...

Menghilang, memudar...

Meninggalkan masa lalu dan jejak dirinya...

,

Bukan karena dia kejam...

Bukan karena dia benci...

Bukan karena dia kecewa...

,

Seindah apapun bingkai cinta itu

Tidaklah cukup sebuah kasih sayang

Tanpa kebebasan yang mengikatnya

Tanpa pengertian yang saling terjalin

Tanpa penghargaan satu sama lain

,

Pergilah, cintaku...

Jerat itu sudah lepas

Kini kau bebas

Berlarilah, terbanglah, menarilah...

,

Biarlah aku menikmati senyum tulusmu

Tawa gembiramu

Kilau cahayamu

Meskipun engkau telah pergi...


Thorny Rose...



Every Rose Has Its Thorn

Hari ini gue liat dia datang dengan salah satu baju favorit gue... Baju putih dengan motif bunga-bunga yang sedang bermekaran memenuhi backgroundnya. Jujur aja seketika itu juga gue berhenti bicara dan gak bisa ngelepasin pandangan ke dia...

Dia bener-bener tampak cantik dan manis dengan baju itu, ditambah dengan senyumannya yang bahkan lebih cerah dari matahari. Dia sendiri bagai bunga yang sedang mekar dan menebarkan keindahan keharumannya ke sekitarnya...


Tapi...


Hari ini gue juga merasakan rasa sakit yang luar biasa tiap kali gue memandang dia. Tampaknya bunga itu bukan cuma memekarkan mahkotanya, tetapi juga menumbuhkan durinya yang melukai...

Wednesday, September 3, 2008

My First Post...


Haaahhh... Akhirnya gue bikin blog juga setelah diyakinkan oleh seseorang... Gue menemukan kalo penyaluran paling baik buat lepas dari pikiran2 yg bikin stres ini adalah dengan nulis sesuatu, jadi gue pikir blog adalah sarana yang bagus buat gue melepaskan semuanya...


Today is the second day I feel cold near her... And also the second day I'm totally lost not knowing anything about her... Padahal hari Senen gue kira keadaannya lumayan baik, tapi memang tiap ada kejadian baik yang terjadi gue udah yakin akan selalu diikuti oleh kejadian buruk berikutnya...


I should have never forget the one principle of life... "Never hangs your hope too high!"


And now... There you go! Another scar in my hand... It's ironic how I found that to kill one pain, I have to make another pain...


Now I understand what Amy Lee of Evanescence feels like in her song : "Tourniquet"

I tried to kill the pain...
But only brought more...

I lay dying...